Rantau-mu
![]() |
| Picsart/EVA |
Hei.
Seluas apasih kota rantau mu ini ?
Kok aku masih tidak bisa telusuri harum jejakmu.
Atau jangan-jangan aku sudah tak layak lagi untuk harum mu?
Atau jangan-jangan kamu yang sudah tidak seharum dulu?
Hei.
Aku rindu. Tapi aku benci bertemu kamu.
Bagaimana bisa aku tidak benci?
Jika bertemu kamu membuat sekujur tubuhku mendadak dingin, tapi pipiku menghangat?
Bagaimana bisa aku tidak benci?
Jika bertemu kamu membuat aku mati-matian menyesuaikan kata dalam otak dan mulut?
Aku benci kamu. Tapi aku rindu.
Aku rindu. Tapi aku benci bertemu kamu.
Bagaimana bisa aku tidak benci?
Jika bertemu kamu membuat sekujur tubuhku mendadak dingin, tapi pipiku menghangat?
Bagaimana bisa aku tidak benci?
Jika bertemu kamu membuat aku mati-matian menyesuaikan kata dalam otak dan mulut?
Aku benci kamu. Tapi aku rindu.
Hei.
Senja ini mengantarku pulang.
Tapi sepucuk senyummu saja belum ku temukan.
Aku benci bertemu kamu.
Tapi aku lebih benci pulang dalam keadaan masih merindumu.
Senja ini mengantarku pulang.
Tapi sepucuk senyummu saja belum ku temukan.
Aku benci bertemu kamu.
Tapi aku lebih benci pulang dalam keadaan masih merindumu.
Suatu Kota, 2019

Comments