Beranjak Dewasa (Bukan Versi Nadin Amizah)


Source Image : Pinterest

Pagi ini jendelaku berembun,
Dingin,
Tapi alam menyambutku hangat.

Ada apa sepagi ini bumi sudah menyenangkan?
Benar saja.
Ada seseorang sedang bertambah usia.
Dan alam setuju membahagiakannya.

Pagi ini mataku berembun,
Sembab,
Tapi pesanmu menyambutku hangat.

Semalam aku menangis.
Ada seseorang bertambah usia esok pagi.
Tapi aku tidak tau harus memberinya apa selain rangkaian doa yang harus dia amini.

Semalam aku menangis.
Ada seseorang bertambah usia esok pagi.
Tapi aku tidak tau,
Apakah aku akan selalu ada disisinya setiap usianya bertambah,
Atau aku hanya bisa mendoakannya dari jauh,
Seperti yang sudah-sudah.

Aku jarang menulis puisi tentangnya.
Bukan berarti bersamanya tidak indah.
Dengannya,
Ada bahagia yang tidak bisa ku terjemahkan,
Kalau hanya sekedar lewat bahasa bernama kata.

Surabaya, Ditengah jarak bernama pandemi,
30 Mei 2020

Comments

Popular Posts