Lagi-lagi tentang rindu

Source : weheartit.com


Kau tau?
Aku percaya ada yang lebih manis dari tebu sejak melihat senyummu.
Andai rindu semanis itu, pasti sudah ku seduh bersama hangatnya air mataku.
Andai rindu memang semanis itu, pasti sudah ku aduk untuk luruhkan pahit kopiku.
Sayangnya tidak.
Merindu senyum manismu itu tidak ada manis-manisnya.

Kau tau?
Aku percaya ada yang lebih teduh dari rimbun beringin sejak melihat matamu.
Andai rindu seteduh itu, pasti aku sudah berdiam di sana disiang-siang terik Surabaya,
Andai rindu memang seteduh itu, pasti aku sudah menyiraminya agar tetap rimbun.
Sayangnya tidak,
Matamu yang teduh. Merindumu pengap.

Aku bosan bicara tentang rindu.
Tapi bagaimana lagi kalau kau saja tak pernah mau bertemu.
Bagaimana kau akan mau, kalau kau saja tidak tau.
Bagaimana kau akan rindu, kalau aku saja hanya sebatas bagian kecil masa lalumu.

Dari aku yang merindu sampai bosan dengan rindu.
Surabaya, 2 Januari 2019

Comments

Popular Posts