Cerita Lama
![]() |
| Source : Pinterest |
Al, ternyata menyenangkan sekali ya melihat tawamu lagi ditempat ini.
Bagiku tempat ini rumah kita. Tempat yang jadi saksi kita tertawa, terjatuh, saling menguatkan hingga saling meninggalkan.
Aku kesal.
Puluhan purnama tak bertemu, bertukar sapa pun aku tak sempat.
Ribuan kaki jarak kita terpisah, sekedar menatap matamu saat bertemu pun aku tak mampu.
Aku ingin jadi naif, Al. Pura-pura baik-baik saja sambil menanyakan kesibukanmu.
Sayangnya sudah jadi hal lumrah,
Kalau mendadak aku lupa cara berkomunikasi didepanmu. Lucu memang. Tapi bagaimana lagi? Mencintamu tanpa kabar selama ini juga hal yang lucu bagiku.
Aku benci merindumu.
Tapi aku lebih benci bertemu tanpa punya nyali untuk menyapamu.
20042019

Comments